Konsep Lingkungan Hidup

Lingkungan Hidup adalah wilayah di sekitar manusia dengan berbagai macam komponen yang terkandung di dalamnya, baik komponen hidup maupun tidak hidup yang berpotensi dalam menopang kebutuhan manusia.

Lingkungan Hidup Biotik dan Abiotik

Lingkungan Hidup Biotik Abiotik merupakan komponen makhluk hidup yang menghuni planet bumi.

Lingkungan Biotik merupakan komponen makhluk hidup yang menghuni planet bumi produsen konsumen pengurai.

Lingkungan Abiotik merupakan kondisi yang terdapat di sekeliling makhluk hidup berupa benda mati.

Manfaat Lingkungan bagi Kehidupan

Ruang muka bumi sebagai tempat berpijak dan beraktivitas sehari-hari. Tanah dapat dijadikan areal lahan untuk kegiatan ekonomi, seperti lahan pertanian, perkebunan, dan peternakan, aktivitas sosial lainnya. Unsur udara (oksigen) sangat bermanfaat untuk bernafas manusia dan hewan. Komponen hewan dan tumbuhan merupakan sumber bahan makanan bagi manusia. Sumber daya alam yang terkandung dalam lingkungan hidup dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Mikroorganisme atau jasad renik sangat berperan dalam proses penguraian sisa-sisa jasad hidup yang telah mati sehingga tidak terjadi penumpukan bangkai makhluk hidup, tetapi hancur dan kembali menjadi unsur-unsur tanah. Air merupakan kebutuhan vital dan esensial bagi makhluk hidup. Tanpa adanya air, mustahil akan terdapat bentuk-bentuk kehidupan di bumi ini.

Kerusakan Lingkungan Pencemaran Tanah Pencemaran Udara Kerusakan Hutan

Pencemaran Air

Upaya Pelestarian Lingkungan Hidup

Reboisasi penanaman dan pemeliharaan hutan kota, rehabilitasi lahan, pembuatan sengkedan, rotasi tanaman, menjaga daerah resapan air, pengaturan tata guna lahan serta pola tata ruang.

Reboisasi yaitu berupa penanaman kembali tanaman pada daerah-daerah perbukitan yang telah gundul.

Rehabilitasi lahan yaitu pengembalian tingkat kesuburan tanah-tanah yang kritis dan tidak produktif.

Menjaga daerah resapan air
Diupayakan senantiasa hijau dengan cara ditanami oleh berbagai jenis tanaman keras sehingga dapat menyerap air dengan kuantitas yang banyak yang pada akhirnya dapat mencegah banjir, serta menjadi persediaan air tanah.

Pembuatan sengkedan (terasering) atau lorak mati bagi daerah-daerah pertanian yang memiliki kemiringan lahan curam yang rentan terhadap erosi.

Rotasi tanaman secara tumpangsari maupun tumpang gilir, agar unsur-unsur hara dan kandungan organik tanah tidak selamanya dikonsumsi oleh satu jenis tanaman.

Penanaman dan pemeliharaan hutan kota.
Hal ini dimaksudkan supaya kota tidak terlalu panas dan terkesan lebih indah. Mengingat pentingnya hutan di daerah perkotaan, hutan kota sering dinamakan paru-paru kota.

Pembangunan Berkelanjutan
upaya penggabungan potensi sumber daya alam dan sumber dayamanusiaPembangunan merupakan suatu upaya sadar dan terus menerus yang bertujuan untuk mencapai kesejahteraan manusia Indonesia, baik secara material maupun spiritual. Kegiatan pembangunan merupakan kegiatan yang tidak dapat dihentikan guna meningkatkan kesejahteraan manusia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *