Sambutan Kepala Sekolah

SMA Pasundan 1 Bandung merupakan salah satu Sekolah Menengah Atas yang berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Dasar dan Menengah (YPDM) Pasundan. Sama dengan SMA pada umumnya di Indonesia masa pendidikan sekolah di sekolah ini ditempuh                                                    dalam waktu tiga tahun pelajaran, mulai dari Kelas X sampai Kelas XII.

Sekolah adalah sebuah lembaga yang dirancang untuk pengajaran siswa atau murid di bawah pengawasan guru. Sebagian besar Negara mempunyai sistem pendidikan formal yang umumnya bersifat wajib.

Saat ini SMA Pasundan 1 Bandung menyandang status “Terakreditasi A”. SMA Pasundan 1 Bandung saat ini memiliki siswa aktif sebanyak 1.157 orang yang dibimbing oleh Guru-guru Negeri, Yayasan dan Honorer yang mempunyai kualifikasi pendidikan yang baik dan berpengalaman.

Tersedia berbagai organisasi kesiswaan dan unit kegiatan minat dan bakat serta pengembangan kreativitas siswa, seperti kesenian tradisional angklung, paduan suara, pencak silat, Palang Merah Remaja (PMR) , Pramuka, Pecinta Alam, Olahraga (Bola Voli, Sepak Bola, Bola Basket).

Siswa diarahkan menjadi lulusan yang memiliki kemampuan untuk meneruskan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi serta penguasaan dasar-dasar teknologi informasi. SMA Pasundan 1 Bandung mempunyai tujuan untuk menghasilkan  lulusan yang :

  • memiliki integritas kepribadian yang tinggi.
  • memiliki kemampuan mengembangkan jiwa kepemimpinan dan jiwa kewirausahaan.
  • memiliki kemampuan meneruskan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi atau kemampuan bekerja.
  • mampu menghadapi situasi–situasi baru dengan kepercayaan diri yang proporsional.
  • mempunyai motivasi untuk mengikuti perkembangan teknologi dan sains dalam perspektif intelektual, sosial dan kultural.

Di lingkungan masyarakat Jawa Barat, khususnya kota Bandung SMA Pasundan 1 Bandung termasuk sekolah yang sudah sangat dikenal secara luas dan diminati. Persoalannya adalah bagaimana SMA Pasundan 1 Bandung dapat  menjadi sekolah yang mampu membuat terobosan dan inovasi sistem pembelajaran maupun sistem pelayanan lainnya, sehingga peran sekolah sebagai agen perubahan dan inovasi dapat berfungsi secara maksimal.